Spread the love

Saat ini banyak terjadi kasus keracunan makanan. Dan kebanyakan justru terjadi pada jenis makanan yang dikonsumsi oleh anak-anak. Seperti misalnya jajanan anak, coklat hingga makanan siap saji. Untuk itu para orang tua harus lebih selektif memilihkan makanan untuk buah hati mereka. Sekaligus mengawasi jika mereka membeli makanan sendiri.

Keracunan makanan bisa terjadi karena beberapa hal. Diantaranya adalah kurang selektif dalam memilih makanan. Beberapa orang tua cenderung membiarkan anak mereka membeli jajan sesuka hati tanpa memperhatikan komposisi bahan yang ada dalam jajanan.

Mereka juga terkadang tidak memperhatikan masa produksi makanan sehingga banyak yang kecolongan mengonsumsi makanan atau jajanan yang ternyata sudah expired atau kadaluwarsa. Dan yang terakhir adalah karena membeli makanan sembarangan. Banyak orang yang menjual makanan tanpa memperhatikan segi higienis dari pembuatan hingga penyajian.

Lalu Bagaimana Upaya Untuk Mencegah Keracunan Makanan?

Keracunan makanan akan sangat mudah terjadi jika kondisi orang yang mengonsumsi makanan beracun atau kadaluwarsa tersebut dalam kondisi lemah. Daya tahan yang lemah membuat tubuh mudah terserang bakteri atau virus yang ada di dalam makanan yang beracun tersebut. Untuk itu perlu dilakukan beberapa hal tambahan untuk mencegah terjadinya keracunan makanan.

  1. Biasakan mencuci tangan

Sebaiknya biasakan diri Anda untuk mencuci tangan dengan baik dan benar. Anda tentunya sudah pernah mendapatkan penyuluhan tentang bagaimana cara mencuci tangan yang baik dan benar bukan?

Waktu mencuci tangan yang baik adalah setiap Anda pulang dari mana saja, setiap Anda selesai beraktivitas dan setiap Anda akan menyentuh makanan.

  1. Bersihkan dapur dan lemari es

Area di rumah yang paling sering dijumpai makanan adalah dapur dan lemari es. Untuk itu agar supaya area tersebut higienis dan terhindar dari berbagai macam bakteri penyebab racun Anda harus rutin membersihkannya.

Gunakan cairan pembersih yang mengandung antiseptik untuk membuat area yang Anda bersihkan bebas dari bakteri dan kuman.

  1. Gunakan 2 papan potong

Apakah Anda sering menggunakan papan potong? Jika iya sebaiknya gunakan 2 macam papan potong. 1 papan potong khusus untuk memotong sayuran dan 1 papan potong lainnya untuk memotong daging atau ikan mentah.

  1. Simpan bahan makanan sesuai aturan

Biasanya bahan makanan disimpan untuk jangka waktu paling lama sekitar 1 atau 2 minggu lamanya. Jika Anda menyimpannya di lemari es maka ketahui bagaimana cara menyimpan bahan makanan dengan baik dan benar.

Karena masing-masing bahan makanan memiliki ketahanan daya simpan yang berbeda sehingga Anda harus lebih cermat agar supaya bahan makanan bisa tetap memiliki kualitas makanan yang bagus.

  1. Masak makanan hingga matang sempurna

Beberapa orang ada yang menyukai makanan yang dimasak setengah matang seperti misalnya untuk telur atau daging bistik. Namun jika Anda termasuk orang yang memiliki pencernaan yang sensitif maka sebaiknya masak dengan tingkat kematangan yang sempurna untuk menghindari resiko yang tak diinginkan.

  1. Bersihkan makanan dengan benar

Mungkin Anda sering menyimpan daging sapi atau ayam mentah di lemari es. Namun tahukah Anda beberapa cara terbaik untuk menyimpannya? Khusus untuk daging sapi sebaiknya disimpan tanpa dicuci terlebih dahulu. Sedang untuk daging ayam Anda bisa menyimpannya dengan sudah dibalut dengan bumbu.

  1. Atur suhu lemari es

Jika Anda memiliki lemari es di rumah, sebaiknya atur suhu lemari es berada di bawah 5 derajat. Hal itu dilakukan untuk mencegah bakteri tumbuh berkembang biak di dalam makanan yang disimpan dalam lemari es.

Lalu Apa Yang Harus Dilakukan Jika Keracunan Makanan?

Jika Anda atau keluarga Anda mengalami keracunan makanan maka sebaiknya jangan panik. Anda bisa mengambil air kelapa muda untuk menetralisir racun yang masuk ke dalam tubuh.

Jika ternyata air kelapa muda sulit didapatkan, Anda juga bisa menggantinya dengan susu. Konsumsi segelas susu hangat juga bisa membantu menetralisir racun yang masuk ke dalam tubuh.