Spread the love

Di masa modern seperti sekarang ini, sepertinya bermain media sosial sudah menjadi satu hal yang wajib dimainkan oleh semua orang tanpa kecuali. Bahkan jika bertukar nomor pun yang ditanyakan pertama kali adalah kepemilikan akun media sosial.

Diakui memang menggunakan media sosial lebih memudahkan Kita untuk melakukan banyak sekali hal. Dari mulai berkomunikasi, bertukar foto hingga saling berkirim dokumen atau video pun bisa dilakukan dengan mudah. Bahkan dengan akun media sosial Kita bisa melakukan rapat jarak jauh dengan cara tatap muka.

Kenali Batasan Agar Supaya Penggunaan Media Sosial Tak Berlebihan

Sayangnya tak semua orang bisa dengan bijak menggunakan media sosial. Dan memang jika berlebihan maka akan ada dampak yang bisa dialami oleh pemain media sosial tersebut. Diantaranya adalah ;

  1. Membuat Kita tak pernah puas

Dengan adanya media sosial maka Kita akan digiring untuk rajin memantau setiap aktivitas orang lain setiap harinya. Dan hal itu akan membuat Kita selalu merasa kurang karena terusĀ  membandingkan dengan apa yang dimiliki orang lain yang terlihat di media sosial.

  1. Takut kurang update

Banyak orang yang bermain media sosial kemudian terlihat lebih sering melihat notifikasi di HP mereka. Hal itu sebenarnya mereka lakukan karena mereka takut kurang update atau ketinggalan informasi yang ada di media sosial.

  1. Nyaman di dunia maya namun tak nyaman di dunia nyata

Akibat yang selanjutnya adalah orang yang terlalu sering bermain media sosial biasanya akan merasakan kenyamanan saat mereka online atau bertemu teman di dunia maya. Namun di dunia nyata mereka merasa tak nyaman bahkan kurang bisa bergaul di dunia nyata. Maka biasanya mereka yang mengalaminya akan secara bertahap menjauh dari interaksi sosial.

  1. Merasa takut sendirian

Dampak yang keempat adalah pemain media sosial yang berlebihan akan merasakan ketakutan akan kesendirian. Karena mereka terbiasa dengan banyak teman di media sosial, banyak yang memperhatikan dan berbicara meski hanya di dunia maya. Namun ketika aktivitas media sosial terhenti maka refleks mereka akan merasakan kecemasan akan kesendirian.

  1. Kecanduan

Dampak yang terakhir adalah dimana pemain media sosial akan mengalami kecanduan. Seharusnya bermain media sosial cukup sesuai dengan kebutuhan. Namun karena sudah menjadi candu, maka jika sebentar saja tak membuka media sosial rasanya seperti stres berat. Yang diinginkan hanyalah membuka notifikasi HP dan melihat ada berita terbaru, postingan baru atau chat dari teman yang mana.

Mengingat media sosial saat ini sudah ada banyak sekali macamnya maka sangat perlu sekali untuk diadakan semacam penyuluhan atau edukasi khusus mengenai cara bijak untuk menggunakan media sosial dengan baik dan benar.

Beberapa Cara Bermain Media Sosial Tanpa Takut Stres

Sebenarnya jika dilihat dari manfaat yang dimiliki media sosial sangatlah banyak. Bukan saja untuk berkomunikasi, media sosial juga bisa digunakan sebagai sarana promosi untuk bisnis lho. Nah agar supaya penggunaan media sosial tepat guna sesuai dengan apa yang dibutuhkan penggunanya sebaiknya perhatikan beberapa hal berikut ini.

Yang pertama sebaik ya batasi waktu penggunaan media sosial. Jika sebelumnya Anda menggunakan media sosial semau Anda. Maka kini cobalah untuk mengatur jadwal khusus untuk bermain media sosial. Atur sesuai dengan jadwal harian Anda.

Misalnya Anda memiliki jadwal membuka media sosial 30 menit saat berangkat kerja, 30 menit saat istirahat dan 30 menit saat pulang kerja. Lakukan hingga Anda memiliki pola tersendiri dalam menggunakan media sosial.

Kemudian cara yang selanjutnya adalah dengan cara lebih selektif untuk share berita. Banyak berita atau informasi yang bisa Kita salin kemudian bagikan ke seluruh kontak yang Kita miliki.

Namun agar supaya penggunaan media sosial yang Anda miliki benar-benar tepat guna, sebaiknya saring terlebih dahulu info tersebut. Jika memang benar dan bisa dibuktikan kebenarannya barulah Anda bisa membagikannya pada orang lain.

Tips selanjutnya adalah sebaiknya hanya ikuti teman yang dikenal saja. Beberapa orang terkadang hanya mencari jumlah followers saja tanpa mengindahkan apakah kontak tersebut aman atau tidak untuk Anda masukkan ke dalam kontak akun media sosial Anda. Padahal banyak sekali kasus dimana banyak postingan yang tak diinginkan di share oleh orang yang Anda tambahkan tanpa menyelidikinya terlebih dahulu.

Oleh sebab itu tak ada salahnya jika Anda memilah milih siapa saja yang ingin Anda tambahkan menjadi teman di media sosial Anda.

Terakhir adalah cobalah untuk saring konten yang ingin dibaca. Anda bisa memanfaatkan fitur yang ada di dalam media sosial untuk membantu Anda menunjukkan mana jenis konten yang sesuai dengan keinginan dan kebutuhan Anda. Jadi bukanlah sembarang konten yang akan Anda konsumsi dan baca setiap harinya dalam media sosial Anda. Semoga bermanfaat.